Kenapa harus Cinta?

Kenapa cinta harus datang diantara tumpukan belukar menuju penCita-an?
Bisakan Cinta membinasakan cita? Apakah bisa sejalan sesuai konsep yang kami mau tapi tidak menurutku? Kenapa sudut pandang kita berbeda? Apa karna Cintamu bukan bagian dati cita-citaku?
Sakit demi Cinta atau sakit demi jalankan cita? Dan masih berjalan diantara penyembuhan luka, dan lau seakan datang membawa penawar sejuk.

Sudahlah, aku tak mau hidup 1000 tahun lagi! Aku hanya sesat!
Aku gak buat lagu.
Aku gag buat puisi.
Aku gag buat sajak rapi penyejuk hati.
Tapi aku buat hati dan perasaanmu hancur lebur.

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/1d3/39106892/files/2014/12/img_7636.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s